Tanggal 11 Juli kemarin, dalam rangka libur sekolah, istri saya mengajak jalan-jalan ke daerah Garut. Ada perasaan yang agak aneh sebenarnya, karena Garut adalah kota yang selalu saya lewati ketika pulang ke kampung. Namun, kali ini kami memang menyengaja pergi ke Garut hanya untuk jalan-jalan. Tempat ini sering saya lewati, jadi terasa tidak asing, tapi di sisi lain tetap terasa asing juga, karena memang tidak pernah menjadi tujuan akhir sebelumnya. Ada hal yang unik di kota ini, terutama terkait tempat mainnya—bagaimana tempat-tempat nongkrong di sini mengambil keuntungan. Awalnya saya kira hanya satu tempat saja yang memiliki SOP (Standard Operating Procedure) unik ini. Tapi setelah kami berkunjung ke tempat lain yang sejenis, ternyata caranya sama. Apa keunikannya? Mari kita bahas. Kami berangkat pagi-pagi, sekitar pukul 06.50, dan sampai di Gulapadi Garut sekitar pukul 08.47. Di tempat ini tidak ada hal aneh. Kami memesan lengko, donat, pisang aroma, roti butter, dan es kopi sus...
Komentar