Postingan

Tiba-tiba Umum

Gambar
Akhir-akhir ini saya dilanda kemalasan untuk membawa kendaraan sendiri, entah itu motor atau mobil. Lelah rasanya harus fokus memperhatikan jalanan, apalagi untuk waktu yang lama, ditambah lagi ada konten Youtube yang nyasar muncul linimasa saya, menceritakan pengalaman dia naik angkot dari Bandung ke Jakarta. Setelah melihat video itu, saya kontan menilai, "ternyata naik umum tidak seburuk itu". Perjalanan umum ini dimulai dari menghabiskan libur akhir pekan dengan keliling Bandung-Jakarta menaiki kereta lokal dari Cimahi, Purwakarta, Cikarang, Manggarai, Bogor, Sukabumi, Cipatat, Padalarang lalu kembali ke Cimahi. Cerita lengkap ini mungkin ditulis lain kali, lagipula jadwal kereta sudah bisa dilihat jadwal aplikasi. Paling yang tidak bisa dilihat dijadwal yaitu saat harus naik angkot dari Cipatat ke Padalarang, yang ternyata diluar eksepktasi saya terhadap angkot, lajunya lumayan cepat untuk rute sejauh itu, dan cukup membayar ongkos 10.000. kemudian bayar parkir di stasi...

Kompetisi

Ketemu ponakan, ibunya cerita sang anak sedih karena tiap pembagian 'rapot' ia selalu mentok di ranking 4, padahal merasa sudah berusaha keras. Budaya kita tentang kompetisi memang sejak dini sudah tidak pada tempatnya: masuk dunia pendidikan ada peringkat kelas, akhirnya sudah dewasa beli ini-itu, posting ini-itu, kompetisi alam bawah sadar yang terbentuk sejak dini. Kalau jaman sekolah ada nyontek agar tidak malu nilai jelek. Sudah dewasa ada cicilan agar terlihat cukup. Kita dibesarkan oleh budaya untuk lebih baik dari orang lain. Manusia itu jadi pemimpin di muka bumi salah satunya karena punya sifat kompetitif, tapi bukan berkompetisi dengan orang lain, melainkan dengan diri sendiri yang sudah lalu. Setiap orang punya tantangan dan hambatannya masing-masing, yang tidak bisa ujug-ujug diakhir kita bandingkan hasilnya. Sebagian orang diuntungkan oleh lingkungan dan keadaan, sementara sebagian lain hal tersebut justru jadi kerugian. Kalau saja Usain Bolt dimasa jayanya menjad...

Masakan Ibu lebih enak dari masakan Istri ?

Ibu dan Istri merupakan dua orang wanita paling berarti dalam hidup laki-laki, yg satu membesarkan kita sejak lahir, satunya lagi menemani kita hingga akhir hayat (aamiin..). Dua-dua nya hebat, keduanya luar biasa, salah satu kehebatan mereka adalah masakannya. Namun, ada satu hal yang mengganjal dipikiran saya ketika membicarakan masakan mereka, apakah betul masakan Ibu selalu lebih enak dari masakan Istri ? Bertahun-tahun saya merantau, ketika pulang salah satu yang ditunggu adalah masakan Ibu, apapun menunya. Sekarang, karena ada kondisi yang mengharuskan saya tinggal dirumah beberapa bulan, saya jadi lebih jernih dalam menilai hal ini. Saya menilai setidaknya ada dua faktor yang menyebabkan kita, sebagai laki-laki merasa masakan Ibu lebih enak 1. Jarang Sebagai perantau, saya merasakan sekali hal ini. Bayangkan Anda punya menu favorit di restoran mahal, tentu setiap kali makan Anda akan merasakan kenikmatan tiada tara. Sebetulnya, bukan menu nya yang istimewa, tapi jarangnya. S...

Kenapa harus "mohon maaf lahir dan batin" ?

- 'Idul Fitri - 'Id arti nya kembali, sedangkan ada dua pendapat yang menjelaskan arti Fitri, Fitri yang berarti Suci serta Fitri yang berarti Berbuka.  Banyak penceramah yang menjelaskan pada pengertian pertama yaitu Kembali pada Kesucian , bebas dari dosa, suci seperti bayi yang baru lahir. Arti yang nampak indah dan religius, tapi mohon maaf saya kurang setuju dengan kalimat ini, karena setiap makhluk akan dihisab, setiap makhluk akan dihitung dosa dan amal selama hidupnya, bukan selama satu tahun terakhir.  Saya cenderung pada arti yang kedua, yaitu  Kembali Berbuka , memang terkesan kurang religius bahkan aneh, tapi selaras dengan hal-hal yang menyertainya, karena pada hari itu seluruh umat muslim bersuka cita, selesai melaksanakan perintah Allah berpuasa selama satu bulan penuh. Makanya, pada hari itu diharamkan berpuasa, karena kita diperintahkan untuk makan, bahkan disunnahkan segera makan setelah solat subuh menjelang solat 'Id, amalan ini untuk memperje...

Cicilan Mobil

Gambar
Ada yang unik dari kejadian akhir pekan saya kemarin. Waktu itu istri saya menerima paket hasil kiriman dari belanja online , paketnya biasa saja, yang menarik adalah di dalam paket tersebut disertakan brosur kredit cicilan mobil. Saya iseng-iseng lihat brosur itu, lalu penasaran, berapa sih jumlah kelebihan cicilan dibanding harga cash ? Berapa sih persentase selisih antara Cash dan Kredit ? Karena waktu itu akhir pekan, dan tidak ada rencana kegiatan apapun, saya coba hitung semuanya di google sheet , dan hasilnya mencengangkan! Honda Brio misalnya dengan tipe paling rendah dan cicilan paling lama (55 bulan atau sekitar 4,5 tahun), memiliki selisih sebesar 74,56% dari harga Cash ! dari Rp140.000.000,00 jadi  Rp244.378.000,00 . selisih  Rp104.378.000,00 ! Sedikit lagi bisa beli dua unit ! Honda Civic dengan tipe paling tinggi, dan cicilan paling lama, dari  Rp 500.500.000,00 menjadi  Rp800.689.000,00 atau selisih  Rp 300.189.000,00. Saya tida...

Menghapus Bunga Bank dari Tabungan

Seperti yang kita tahu mayoritas transaksi di bank itu adalah Riba, tapi mayoritas bukan berarti selalu, ada beberapa transaksi yang memang dibutuhkan peran bank disana, seperti menabung, transfer dana, bayar membayar, gajian, dan lain-lain selama diperbolehkan oleh syariah . Namun, ada satu transaksi yang masuk kategori riba, yang tanpa sadar selalu berjalan di rekening kita, yaitu bunga. Setiap bulan, biasanya kita akan mendapatkan bunga, yang besarannya tergantung jumlah tabungan kita. Untuk memaksimalkan ikhtiar agar terhindar dari Riba, ternyata bunga bank tersebut bisa kita hapus, bahkan sejak kita membuka rekening sebetulnya bisa jika tidak ingin ada bunga didalalmnya. Jadi, pilihan terbaik adalah saat membuka rekening pertama kali, kita langsung minta ke petugas bank agar menghilangkan bunga dari daftar transaksi. Namun, jika sudah terlanjur punya rekening, kita tetap bisa menghapus bunga tersebut dari daftar transaksi, caranya sederhana tinggal datang saja ke kantor bank...

Request/Reply Java Messaging Service Weblogic Oracle Service Bus

Gambar
Pada Tutorial kali ini, saya akan mencoba mensimulasikan desain Request/Reply melalui Java Messaging Service ( JMS ) Weblogic menggunakan OSB . Pada gambar di atas, ada dua kotak Requestor dan Replier . Pada Requestor akan kita buat pada Business Service , sedangkan Replier kana kita buat pada Proxy Service . Langkah-langkahnya ada sebagai berikut : JMS Module . Dalam contoh ini saya punya Connection Factory dengan JNDI SIISCF , dan dua Queue dengan JNDI ReqQueue dan RespQueue . Jika Anda belum paham pada bagian ini, silahkan lihat tutorial saya di youtube mengenai JMS di https://www.youtube.com/watch?v=WY1LuPWds5s dan https://www.youtube.com/watch?v=Lv2qFGvkI8g Proxy Service . Proxy Service berperan sebagai Replier . Sesuaikan hal-hal berikut : Request dan Response Message Type . Pilih Text untuk keduanya Endpoint URI di isi dengan Queue Request ( ReqQueue ). Centang Is Response Required Response Pattern , bisa dipilih antara JMSCorrelationID atau ...